Banyak aspek dalam sebuah desain perhiasan yang bisa menunjukkan karakter seseorang. Bentuk perhiasan, warnanya, bahan, ukuran dan kombinasi asesoris merupakan hal yang bisa berbeda-beda antara tiap individu. Tentunya desain perhiasan sebaiknya sesuai dengan karakter pemakainya agar pemakainya merasa lebih percaya diri atau dengan kata lain “gue banget”.

Perhiasan menjadi perlengkapan yang memang bisa membuat penampilan seseorang menjadi lebih menarik. Selain itu, pemakaian perhiasan juga dapat menunjukkan karakter seseorang. Seseorang yang banyak memakai perhiasan di tubuhnya baik perhiasan gelang, kalung, maupun cincin apalagi yang terbuat dari emas menunjukkan bahwa orang tersebut cukup berada dan cenderung ingin memperlihatkan kekayaannya.

Cincin adalah salah satu jenis perhiasan yang sangat diminati. Ada banyak model perhiasan cincin. Cincin yang berbentuk polos lebih menunjukkan karakter orang yang telah berkomitmen atau ingin berkomitmen. Hal ini karena biasanya cincin polos digunakan sebagai cincin kawin. Cincin dengan hiasan batu yang berwarna-warni menunjukkan karakter seseorang yang bisa juga terlihat dari warna batu permata tersebut. Misalnya model perhiasan cincin dengan batu merah menunjukkan karakter seseorang yang berani.

Model perhiasan cincin juga ada yang membentuk pola tertentu. Misalnya bentuk tengkorak yang menunjukkan bahwa sang pemakai tidak takut akan tengkorak tapi justru menganggap tengkorak adalah bentuk yang lucu dan menarik. Ada juga cincin yang berbentuk salib atau yang memiliki ukiran nama Allah. Hal ini menunjukkan bahwa sang pemakai ingin selalu dekat dengan Tuhannya dan merasa perhiasan itu dapat mengingatkan dia akan Sang Pencipta.

Perhiasan gelang juga beraneka ragam. Ada desain perhiasan gelang yang terbuat dari manik-manik sehingga menunjukkan kesan gotik. Perhiasan gelang juga tidak melulu berbentuk lingkaran polos, ada pula yang berbentuk zigzag. Perhiasan gelang zigzag menunjukkan karakter tegas dan berani menghadapi tantangan.

Perhiasan gelang yang dibuat dari manik-manik yang bisa berfungsi sebagai tasbih menunjukkan bahwa sang pemakai memiliki sifat religius. Selain itu, sang pemakai cenderung menyukai hal yang fungsional, tidak semata hanya untuk perhiasan saja. Demikian pula halnya dengan perhiasan kalung. Ukuran rantai kalung dan liontin bisa menunjukkan karakter sang pemiliknya. Seringkali orang memakai kalung dengan liontin bertuliskan namanya, hal ini menunjukkan kepercayaan diri dan keberanian untuk dikenal oleh orang lain di sekitarnya. Liontin kalung sangat bermacam-macam sehingga karakter apa pun bisa ditunjukkan dari pemilihan liontin. Liontin berbentuk benda ruang seperti persegi atau kotak menunjukkan kesederhanaan pemiliknya.

Desain perhiasan apapun juga memang sebaiknya disesuaikan dengan gaya dan keinginan pemakainya. Beberapa orang mendesain perhiasan dengan mengkombinasikan manik-manik, kristal, batu permata, berlian maupun batu alam. Ukuran yang dipilih pun bisa bermacam-macam. Misalnya ukuran batu alam yang besar untuk model perhiasan cincin menunjukkan orang tersebut percaya diri dan cenderung ingin dilihat. Sebagian orang memang lebih memilih batu alam sebagai asesoris sekaligus menunjukkan karakternya yang menyukai hal-hal yang alami.

Desain perhiasan harus dibuat agar menghasilkan harmonisasi dalam kombinasi berbagai asesoris yang digunakan. Misalnya hindari model perhiasan cincin emas yang menggunakan berlian putih bening. Hasilnya batu berlian tidak akan tampak berkilau karena dikalahkan oleh kilauan emas kuning tersebut.